2011/07/21

Proses Belajar Mengajar

Proses belajar mengajar atau proses pengajaran merupakan suatu kegiatan melaksanakan kurikulum suatu lembaga pendidikan, agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan (Sudjana dan Rivai, 2007:1). Menurut Slameto (dalam Robert, 2005:8) belajar merupakan kejadian yang dialami setiap orang, belajar dimulai sejak bayi sampai tidak ada batasnya/berlangsung seumur hidup. Belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja selama dalam proses tersebut seseorang telah mengalami perubahan tingkah laku dalam dirinya. Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut baik perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotor) maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif) (Sadiman dkk, 2006:2). Slameto (dalam Robert, 2005:09) menyatakan bahwa perubahan tingkah laku sebagai hasil dari proses belajar dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor yang terdapat dalam diri individu (intern) itu sendiri maupun faktor yang berasal dari luar individu (ekstern). Lebih lanjut diungkapkan bahwa faktor intern antara lain adalah kemauan, minat dan perhatian, bakat, kebiasaan, usaha serta faktor-faktor lainnya. Sedangkan faktor ekstern yang berpengaruh terhadap belajar adalah faktor keluarga, sekolah dan masyarakat.Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu aktivitas yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja yang menghasilkan perubahan tingkah laku sebagai hasil dari proses belajar yang dipengaruhi oleh faktor intern dan faktor ekstern.
Mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba menolong, membimbing seseorang untuk dapat berubah/mengembangkan skill, kepribadian, cita-cita, penghargaan dan pengetahuan (Slameto dalam Robert, 2005:9). Dengan demikian mengajar berarti mengatur situasi belajar siswa sedemikian rupa, sehingga termotivasi untuk melakukan aktivitas (belajar), yang menghasilkan perubahan pada dirinya. Mengajar sebagai suatu proses yaitu proses yang dilakukan guru dalam menumbuhkan kegiatan belajar siswa. Dengan kata lain, hasil proses mengajar adalah proses belajar, sedangkan hasil proses belajar adalah perubahan tingkah laku. Oleh karena itu berbagai macam pilihan metode dapat diterapkan oleh para pengajar untuk mendapatkan hasil dari proses mengajar sebagaimana yang telah diungkapkan di atas.
Agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, maka keduanya harus berjalan beriringan dan saling terkait. Menurut Alimufi (dalam Robert, 2005:10) belajar mengajar merupakan suatu proses yang melibatkan dua jenis proses yang harus berjalan bersama, dimana proses yang harus dijalani oleh siswa sebagai anak didik maupun proses yang dilakukan oleh guru sebagai pendidik secara sadar dan disengaja untuk mewujudkan tercapainya perubahan tingkah laku dan pertumbuhan anak didik tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar